Hari ini tanggal 20 februari 2010 ayah rekan bisnis online saya dipanggil Allah SWT karena Jantung…it was shocking..!! padahal baru kemarin sore saya dikabari kalau beliau sudah dipindahkan dari ruang ICU dan baru pagi ini saya saling berkirim email dengannya
kami belum pernah bertemu secara offline, kami bertemu tengah tahun lalu dan ia yang membantu saya ketika project internetmarketingx-files.com saya ingat sekali ketika dia curhat dengan saya karena sedang bertengkar dengan Ayahnya..
Ya saya teringat dengan ayah saya, begitu banyak pengharapannya pada kita putra-putrinya dan mungkin karena kekolotannya dan pengalamannya tentang dunia yang keras ini seringkali kita bertengkar dengan ayah..,saya ingat sekali ketika baru saja lulus kuliah dan mencari kerja, hampir setiap hari saya selalu bertengkar dengan orang tua yang saya rasa selalu menghina saya ” Bapak dulu cuma STM gampang cari duit..kamukan anak kuliahan..masa nggak bisa cari duit buat hidup kamu sendiri aja..!!”
Kemudian ego saya muncul dan tidak mau bertemu muka dengan beliau..ongkos saja saya minta ke Ibu..walaupun saya tahu itu dari Bapak… kemudian saya paksa diri saya untuk cari kerja apa saja demi mendapat uang hingga saya mendapat kerja sebagai pengajar di bimbingan belajar kecil beberapa KM dari rumah, waktu itu saya pakai sepeda untuk transportasi saya, kemudian saya menerima tawaran menjadi pengajar di daerah kalideres..saya butuh waktu 2 jam untuk berangkat dari rumah dan naik angkot ke terminal bekasi dan naik mayasari bakti ke kali deres..karena saya dapat jadwal mengajar siang hari hingga jam 6, saya baru kenbali kerumah jam 8 atau jam 9 malam
saya jalani itu lebih dari 3 bulan hingga suatu malam saya pulang dengan berjalan kaki lelah menuju rumah ada yang berbeda di depan teras.. ayah saya sedang mengelap sebuah motor butut honda Honda Astrea grand lawas..
tanpa Senyum dia langsung berkata, “Nih buat kamu biar nggak kemalaman kalau pulang ngajar”. Sambil ngeloyor masuk ke rumah…
Rekan..betapa buruknya perkataan Ayah dan sakitnya hati kita ketika perkataannya menusuk perasaan..ayah tetaplah ayah yang dia fikirkan adalah kebaikan bagi kita, mungkin karena dia tidak pandai mengkomunikasikan cinta dan sayangnya pada kita yang membuat Ia terlihat kasar dan keras..
Hari ini saya sudah memiliki rumah sendiri, Istri yang cantik dan dua anak yang sedang lucu-lucunya saya tidak tahu apakah saya bisa menjadi seperti ini kalau Ayah saya tidak keras kepada saya untuk menjadi mandiri..
Semoga buat kita semua yang masih memiliki ayah bisa menjadi motivasi untuk memberikan bakti kita padanya dan buat yang telah ditinggalkan atau spesial buat rekan saya yang baru ditinggalkan oleh ayahnya jadikan ini pembakar motivasi untuk mengejar cita dan memberikan lebih buat orang – orang yang kita kasihi di sekitar kita.. Termakasih Ayah…
akhir kata innalillahi wa innailaihi rojiun…..buat ayahanda nunugenius.net








<